Showing posts with label updates. Show all posts
Showing posts with label updates. Show all posts

nge-Blog untuk apa?

4 komentar Tuesday, November 24, 2009


Wew....kok rasanya canggung ya untuk nulis di blog lagi. Berasa mencium terasi wangi stroberi. Ga ada chemistry,konon kata orang:).

Selidik punya selidik, mungkin salah satu penyebabnya
adalah situs-situs pertemanan yang kadang kusebut microblogging (untuk menyamarkan rasa bersalah hohoho) itu. Kalo pake istilah Bang Kambing, dalam blognya, orang-orang seperti aku niy disebutnya 'blogger murtad' alias blogger yang hobbynya ignoring blognya sendiri. *sigh*


Sebenarnya teh bukan niat 'selingkuh', tapi update-update status itu memang  memabukkan. Soalnya qt bisa 'ngeksis' hanya dengan sebait-dua bait kata. ga perlu susah-susah mikir seperti nulis di blog. yang setelah itu tak dibaca oranglain pula.. *not worthy*



Tapi ternyata, yg instant-instan itu memang tidak akan bertahan lama. aq mulai eneg juga melihat status-status 'ga penting' yang ga memberi apapun ke pembacanya.menuh-menuhin layar lagi.


Seperti ini niy:

"gak sabar nunggu pagi..........."

"judulnya : kenyang menunggu...."

"Miss ... ......"

"Cukup puas rasanya.Rasakan."


Bener-bener ga penting kan?



Mungkin orang lain juga begitu, merasa terganggu dengan status-statusku yang luar biasa.*narsis buww*

Di lain itu, status ku yang kuanggap sangat penting itu, malah bisa menghilang tak tahu rimbanya setelah sekian lama....tak ada bukti sejarah bahwa aku telah menorehkan tulisan yang mengguncang dunia...*ampuunn...hiperbolis sejati* 


Ada sih,fasilitas notesnya...kadang aq juga make. Tapi fasilitas 'tag'nya itu yang bikin serbasalah. Ketika di 'tag' seseorang, kadang aq merasa 'dipaksa' membaca atau bahkan terheran-heran kenapa aq ditag ya? apa hubunganku? apa hanya karena dia pengen diperhatikan? Atau sebaliknya, kalau 'luput' dari tag temen, bisa jadi malah mau protes yang artinya akan ada topik baru lainnya. Cape deee....

So here i am.. mencoba menjumputi sisa-sisa semangat yang ada... sambil meratapi keterampilan nulis yang semakin menumpul. Kadang ada kekhawatiran siy, bagaimana kalau tak ada yang 'terperangkap' ke blogku ini dan jadi ga ada satupun yang baca. secara aq ga bisa ngetag-ngetag orang buat 'dipaksa' membaca tulisanku di blog kan?.J
Juga aq agak-agak alergi ma blog yang biasanya jadi ajang iklan. Motif Nulis buat uang itu rasanya terlalu superfisial dan bikin apatis yang baca.Walaupun berulangkali aq tergoda melakukannya juga...


aku sangat tertarik dengan pernyataan seorang  Blogger:

"I write coz i want to. I don't intend to entertain anyone. i don't expect 10 thousand readers. i write for my self"

it really gave me an AHA!


Yeah, emang sakit rasanya kalau tulisan yang qt buat cape-cape tidak dihargai, tidak diperhatikan en so on..en so on.. Harapan yang digantungkan pada reaksi  orang lain bisa membuat kita berhenti berkarya. Tapi tidak sependapat dengan blogger tadi, aku merasa tidak cukup kalau menulis hanya untuk diriku sendiri. Tak adakah reward yang layak kuperoleh dari usaha mikir dan perjuangan menulis ini?
Mungkin terdengar pragmatis sekali..Tapi realistis bukan?


Dan saat pertanyaan ini muncul, maka kurasa saat ini juga aq harus mengembalikan niat suciku,temans... . Bahwa sebagai seorang muslim, hidup dan matiku hanya untuk Allah. Dan menulis ini pun -semoga- semata hanya karenaNya. Agar Dia mencintaiku dan mencintai apa yang kulakukan. 


Menulis untuk Tuhan. "Sok mulia' banget ya? Biarlah tampak begitu. Karena aq yakin tak ada yang luput dari mata dan pembalasanNya. Walau semua orang tak peduli. bahkan walau diri kita sendiri tak peduli. jadi semoga yang kutulis -walau dengan gaya bahasa tidak sempurna- semoga selalu menyuarakan kebenaran-kebenaranNya.

“Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku hikmah dan masukan aku dalam golongan orang sholeh, dan jadikan aku buah tutur yang baik bagi generasi yang datang kemudian” (Qs. Asy-Syu’ara [26]: 83-84)




p.s : Allah, aku tahu Kau pasti membaca ini.
Maka jagalah Pena ini selalu di jalanMu,Aamiin.




 



end note: 
Jadi,inti dari posting ini apa siy?huhuhu...ga jelas *cubit diri sendiri*


Read On

hold on...

0 komentar Saturday, October 31, 2009
kepaksa deh klinik yang baru dibuka,mesti ditinggal dulu bentar..
coz diri ini harus bertapa dulu sejenak...


tapi teteuupp, tungguin aku ya...

love you my invisible readers!
Read On

IC

0 komentar Tuesday, October 27, 2009
IC  FOREVA*


Idong  : PPDGJ nya sudah dilahap?
Tinong : belum
Idong :
udah sampe mana?
Tinong : belum satu halaman  pun
Idong :
kenapa?
Tinong  : cape
Idong  : Kenapa, IC mu kambuh lagi?
Tinong : Iya kurasa
Idong  :
Jelek, miskin, tidak menarik, apa lagi kali ini

Tinong  :
Bukankah itu sudah cukup?

Idong  :
Tidak.tidak.tidak.Semuanya tidak benar. Berhentilah membunuh diri

Tinong  :
Mereka yang ingin membunuhku

Idong :?
Tinong  :
Dengan kebencian..dengan ketidak pedulian..satu persatu menghantui

Idong : tidak
Tinong : aku memang tidak berharga
Idong  :
kau salah

Tinong  :
apakah ini afektive disorder?

Idong : Mungkin
Tinong : Bukan..bukan itu.. kupikir I
have NEUROSA!
Idong : oh please…
Tinong : Tapi bukan..bukan itu....PSIKOSA..! PSIKOSA!
Ya, PSIKOSA!

Idong : BUKAN
Tinong  : Should i take
that Haloperidol?

Idhong : BODOH!
Tinong  : hikszz….hikzzzz…hikzz
Idhong  :
Sudahlah, dunia tidak berubah dengan tangismu itu

Tinong : aku sendirian
Idong  :
lalu aku apa?



DM JIWA, KEMARII!!! (suara rutin dari
luar)

 
Idong  : Absorb it! Learn it. Untuk jiwamu
Tinong : hope so. Pray for me
Idhong  : for sure, I know there’s something
special Allah prepared 4 u
Tinong : Thanks, sis…



 ------Kotak kecil N6680
* dialog menyebalkan tapi diperlukan

Read On

bilang..atau...ga??

0 komentar
hmmmm kalo q punya perasaan thdmu, mana yang kamu pilih, q nyatakan /tidak? tapi dari anamnesaq, sptnya itu tak perlu q lakukan. ehm..q tau itu.
tapi kalo boleh bagiq u/ ttp blg, q ingin bilang, q mengagumimu. q mengagumi pola fikirmu tentang hidup, ttg citamu. dan sekarang kekagumanku bertambah, mengagumi pola fikirmu sebagai calon dokter/dokter? q mengagumi kecerdasanmu, niatmu untuk belajar,skillmu..
q merasa ga mampu menjalani profesi ini sendirian. q perlu tempat bertanya, q plu orang yang mengingatkanq ttg sglnya dan kalo boleh aku bilang sekali lagi... q perlu kamu di jalan ini...
tapi mmg, q ga boleh bilang ya...:)





------huaaa...masa-masa kelam ini menyebalkan T_T----
Read On

ma fezztttt buuuukkk....

0 komentar Monday, October 26, 2009
Akwt20modis

AKHWAT MODIS
Agar Engkau Lebih Cantik

(Martina Rahmi) “Awan kelabu itu mungkin cuma sepetak
dari birunya langit nan maha luas,
namun semoga ia menumpahkan hujan
yang menumbuhkan seribu hikmah
yang bisa kita petik masing-masing...”

Jika kita bercermin pada berpuluh-puluh kaca, maka kita akan melihat wajah kita yang senantiasa sama. Cobalah sejenak meletakkan kaca itu pada sudut yang berbeda, pada posisi yang tak sama, maka kita akan berada di dunia yang berbeda. Mungkin itu yang bisa menggambarkan buku ini, mengantarkan kita pada sisi yang berbeda dari kuatnya ghirah dakwah, teguhnya azam diri, dan gelisahnya hijab hati.
“Cermin wanita shalehah yang terefleksi dari kemilau mutiara hatinya.” Teddy Snada, Artis Presenter, Munsyid, Penyair.
“Catatan Harian Muslimah telah banyak ditulis orang, tapi yang ini ada greget yang menyejukkan. Terutama mengingatkan kita tentang makna kerendahan hati. Selamat, ya dinda.”
Pipiet Senja, Novelis Senior Indonesia .
“Cerdas dan energik, sekaligus menampar! Dengan memikat, kita diajak mengakui sesuatu yang paling rahasia di kotak hati....”
Nostalgiawan, Editor, Penulis Buku
  9.5 x 17.5cm
  134 + x hal.
Read On


Kadang pendidikan harus ditempuh dengan keras, keras sekali.
Dan Tuhan tahu, tapi Dia menunggu
-Leo Tolstoy-
         
1st, The Beneficent, The Sustainer :
Allah, segala puji bagi-Mu  wahai Pemilik Waktu, Engkau selalu memberikan  saat-saat terbaik untuk hamba-Mu dengan  cara-Mu sendiri. Terimakasih untuk memilihkan jalan ini untukku dan tidak pernah meninggalkanku sendirian menapakinya. Terimakasih selalu sabar menungguku untuk mengerti bahasa kasih sayang-Mu.
Shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada Sang Tegar  dari Mekkah, Rasulullah Muhammad Shallalallahu Alaihi wa Salam yang selalu memberiku inspirasi untuk memandang dunia dengan sudut sinar dan ketabahan yang berbeda. 
Salam ta’dzhim kepada kedua orangtuaku, Drs. H. Sarmidi, M.Kes dan Hj. Siti Rukiah, M.Pd.. gelar dokter ini sama sekali tidak cukup untuk membalas pengorbanan, kasih, cinta yang selalu kalian berikan. Namun semoga hari ini kalian bisa tersenyum, senyum yang selama ini membantu ananda teguh dalam air mata. Terimakasih Pah, Terimakasih Mah...  
            Rizki ”Patrick” Febrianoor, terimakasih untuk bertahan menjadi adikku yang baik dan kocak. I am a deep annoying ”squidward” sister, i bet? Hehehe.. Cepetan lulus dari Unpadnya, jangan bisnis melulu…
            Untuk my loveliest love ... dr.H.Muhammad Amin, lelaki yang kuhormati dan kagumi. Akhirnya Humaira-mu jadi dokter!  Terimakasih sayang, untuk kesabaran tidak bertepi, untuk cinta bermuara surga, untuk pengertian besar atas ketidaksempurnaanku, untuk setengah agamaku.. Semoga Allah menjaga kita bersama saling menguatkan dalam jalan panjang keimanan ini..  Forever and ever, bi.. lebih dari selamanya.
Terimakasih kepada Abah H. Mahliani dan Mama Hj.Siti Aisyah di Kotabaru untuk  Do’a, pengertian dan cintanya.. Terimakasih telah mengizinkan ananda mendampingi putra kalian..
Seluruh keluarga besar di Banjarmasin dan Kotabaru, terimakasih atas perhatian, do’a dan dukungannya selama ini...
Terimakasih untuk para guruku yang mengajarkan what truly doctor means:
dr. Ardik Lahdimawan, Sp.Bs )I(, Dr. Iwan Aflanie M.Kes, Sp.F )I(, Drs. Eko Suhartono, M.Si, dr Oentoeng Juwono, M.Sc,  dr. Andreas Siagian,Sp.OT, dr. Bambang Abimanyu, Sp.OG
Bagian Biokimia FK UNLAM, terimakasih atas kenangan indah bekerja bersama..
Kepada Murobbiyah-murobbiyah )I( yang kurindukan.. terimakasih mengajarkan kata indah ”tarbiyah” itu.. maafkan Rahmi yang sering bandel ini ya... kesabaran kalian selalu mengagumkan.
Buat saudara-saudaraku di lingkaran cahaya)I( (you know who you are), akhirnya aku tahu, hanya persaudaraan di jalan Allah yang bertahan dalam badai. Terimakasih untuk segalanya. Kita akan selalu saling mencintai dalam do’a rabithah itu, bukan?
Buat sahabat terbaikku Nur Alisah, S.ked, your unconditional support is awesome! I love you, sis.. 
Nor Hartini, S.Ked (Tin, terimakasih selalu ridho kurepotkan), dr. Risda Fitriyani (well, what more can i say? thanks for always being there), dr. Sri Purwatiningsih ( akhirnya kita bareng! Kamu memang soulmateku dalam per”koas”an dan diakhiri sangat indah dengan ujian penyakit Dalam, terimakasih Sri, i’m gonna miss you lotsss), dr. Yulisa Haslinda, (Icha.. terimakasih do’anya. you’re friend that i love, but i like,too..), dr. Agustinata Rahayu (terimakasih atas ngakak barengnya selama 7 tahun lebih ini) 
Untuk teman-teman tangis-tawa kelompok XV-F, dr.Agung, dr.Syaukani,  dr.Amelia, dr.Ivanna, dr. Taufik  Terimakasih atas bantuan dan pengertiannya selama ini. Esp. Yang tersayang Dr. Yuyun, terimakasih atas kesabaran dan kebaikanmu yang luar biasa.
My best partner Chairunnisa, S.ked dan dr. Didiek Pangestu Hadi.. Terimakasih...bersama kalian, segalanya menjadi lebih indah..lebih ringan..My best senior dr. Adi Suciatma dan dr. Rizky Taufan Firdaus, terimakasih untuk bahagia dan ilmu yang tak jemu kalian bagi.
Nina Mulyani, S.Ked, terimakasih telah susah-susah meminjamkan jas almameter di hari terpenting itu.. Riana Novitasari, S.Ked, terimakasih untuk pinjeman slide-slidenya…maafkan bila kakak pernah mengecewakanmu..i’d never meant to.. You’ll always be my best sister. Kakak do’akan semoga cepat kelar juga koassnya.
Penghargaan sebesar-besarnya untuk semua pasienku… terimakasih untuk semua ilmu yang tidak tertera di buku manapun.. Maafkan cemberutku… mungkin kadang aku terlalu lelah untuk sekedar tersenyum…
Dan untuk semua tangan-tangan tak terlihat yang menopangku dalam sunyi, keikhlasan kalian mungkin terlalu mulia untuk kuketahui, sehingga hanya Allah yang berhak melihatnya.. hanya bisa kuhaturkan do’a..
Jazakumullah khairan katsiran bi ahsanil jaza..Semoga Allah membalasnya dengan lebih banyak dan sebaik-baik pembalasan.
Amin..

-dr.Martina Rahmi-
Read On

Ribetnya Pindahan!!

0 komentar Sunday, October 25, 2009



Hari ini memutuskan membangun Ruang klinik virtual. Ngeblog lagi. Tapi sedikit mengingatkan: A hundred splendid melancholic me??? Entah berapa lama  semangat membara ini akan bertahan...hehehe...

dan pusssiiiiing juga mindahin barang-barang  ke klinik baru ini. hufff berat...!


But really nice to write again and meet you all. Really nice.


Read On

afektif bipolar episode depresif

0 komentar Thursday, January 4, 2007
.......................
Biar aku menepi
.....................
Bila tak juga pasti
................................
...............................
Read On